Motivator

“Juru” Masak VS “Tukang” Masak

Posted by

Apa yang menentukan seorang koki disebut sebagai “juru” masak atau “tukang” masak?
Dari dulu, masyarakat Indonesia sangat jarang memakai kata juru masak ketimbang tukang masak. Mungkin alasannya karena sejak dahulu posisi koki tidak dianggap terlalu mewah dan berpredikat tinggi layaknya seseorang manager restoran. Namun apabila anda melihat di zaman sekarang ini, munculnya berbagai program memasak di televisi membuktikan bahwa posisi koki sekarang sangat menjual, bahkan di dunia industri makanan, seorang koki bahkan menjadi tokoh sentral di sebuah usaha restoran. Malahan, sekarang lebih banyak koki yang memiliki restoran sendiri yang memperkerjakan seorang manager ketimbang sebaliknya. Chef is money!

Anda juga harus mengetahui bahwa di restoran juga terdapat tingkatan jabatan layaknya di perusahaan yang lain. Biasanya koki pemula memulai dari posisi commis chef. Tugasnya ibarat “pembantu” atasannya, yaitu di posisi demi chef. Demi chef biasanya membantu tugas chef de partie dalam mengorganisir setiap pelaksanaan operasional dapur. Inilah posisi yang menurut saya masih disebut sebagai “tukang” masak. Karena posisi mereka masih menjalankan standar yang ditentukan oleh “bos” di dapur, yaitu chef de cuisine. Bersama sous chef sebagai wakilnya, posisi chef de cuisine bagi saya sudah bisa dikatakan sebagai “juru” masak karena selain kemampuan mereka untuk memasak secara benar sesuai gaya mereka masing-masing, posisi ini sudah menuntut mereka untuk menguasai sistem manajemen dapur dan restoran secara keseluruhan. Mereka juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan dan kreativitas untuk menciptakan sesuatu, dan inilah yang membuat tingkat tanggung-jawab mereka layak disebut sebagai juru masak.

Namun lain halnya di dunia hiburan. Tidak ada standar yang memastikan “koki” yang anda tonton tersebut benar-benar koki atau bukan. Bagi penonton, selama mereka punya tampang ok dan bisa membuat menu-menu unik yang belum tentu resep mereka sendiri, mereka sudah disebut sebagai celebrity chef. Padahal seorang celebrity chef yang sebenarnya adalah para chef profesional yang mendapatkan pengakuan gelarnya dari berbagai prestasi yang dicapainya. Itulah mengapa di eropa ada standar Michelin Star yang menandakan bahwa seorang chef yang mendapatkan bintang yang tinggi pasti memiliki kualitas yang tinggi pula secara keseluruhan, baik itu dari skill yang dimiliki sampai kepada operasional restorannya. Sayangnya standar ini baru ada di eropa dan jepang saja.

Intinya, seorang koki masih disebut sebagai tukang masak apabila ia belum bisa menjadi pencipta dan pemimpin seperti layaknya pada seorang juru masak yang sejati. Hanya pengalaman dan kesempatanlah yang bisa benar-benar melahirkan seorang chef yang sejati. Dan inilah salah satu impian saya untuk tidak hanya dikenal sebagai Edwin Lau yang bisa melakukan banyak hal, namun juga dikenal sebagai seorang chef yang sejati, yang memiliki kualitas dan kapasitas yang tepat untuk disebut sebagai seorang juru masak. Penilaian tersebut adalah sepenuhnya hak anda, dan saya hanya melakukan apa yang saya cintai. Salam Sehat.